Dago Car Free Day

And many more…

January 11, 2012 at 12:09 pm Leave a comment

2011 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Syndey Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 17.000 times in 2011. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 6 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

January 1, 2012 at 8:41 am Leave a comment

SMS Wimba

Pada sore hari di depan toko buku Jalan Supratman, dalam waktu sepersekian detik saya cepat mengenali seorang lelaki berkacamata yang ingin menyebrang itu. Teman SMA saya, mantan ketua kelas XI IPA 6 angkatan saya, seorang pria berambut keriting yang mirip dengan Kang Luthfi, dia itu Wimba!

Saya tidak aneh melihat Wimba berkeliaran di sekitar situ -pria asal Cimahi dan bekerja di Rumah Sakit Kotabaru Parahyangan- karena dia sedang les biola di RMHR. AHA! wimba bawa biola, “Yes sekalian aku ikut ke tempat lesnya”, pikirku dalam hati. Beberapa minggu lalu setelah ujian beres aku melakukan survey ke teman-temanku yang sudah ikut les biola. Ada Wimba yang les di RMHR dan Pretty yang les di Elfa’s. Belum sempat aku menentukan mana yang kupilih ternyata semesta mendukung (bahasa SMSnya Wimba) untuk mengikuti jejak Wimba, yaitu les di RMHR. Hihi, mungkin  baru kemarin lah saya mengerti yang namanya semesta mendukung. Berkat sms Wimba…

Wimba: “Tadi gimana Wa?”

Saya: “Tadi aku booked dulu jadwal sabtu jam 10 pagi mulai tahun depan, gurunya Pak Uus juga Wim. Tetehnya baik, ngajak ngobrol ampe maghrib”.

Wimba: “Hehehe… sip sip.. enjoy Wa *senyum*”

Saya: “Hehe, beruntung banget tadi ketemu Wimba *senyum*”

Wimba: “Itu namanya semesta mendukung Wa.. hehehe..”

Yaks, teman saya satu ini memang hebat dalam berkata-kata. Jadi jelaslah bahwa tiada yang kebetulan di dunia ini. Kata Faisal kebetulan hanya ada di dalam pikiran. Sore itu saya bertemu Wimba di jalan bukan karena kebetulan tapi karena kebulatan niat dan usaha yang akhirnya semesta mendukung. Mungkin banyak kejadian telah saya alami yang tanpa saya sadari telah didukung oleh semesta. Tks Wim, sebagai tanda terima kasih saya lampirkan foto kamu di blog saya, semoga kamu makin beken :)

wimba

“When you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.”

Paulo Coelho.

December 21, 2011 at 8:31 am 3 comments

Diary

Akhir-akhir ini agaknya sulit mencari waktu kosong untuk sekedar memikirkan kata-kata apa yang akan saya rangkai untuk ditulis di dalam blog. Ketika ada pun semuanya masih dalam bentuk mentah. Random sekali. Absurd sekali. Abstrak sekali. Gaib sekali. Jadinya blog ini tidak terurus dan hanya terisi oleh satu atau dua paragraf saja untuk mewakili memori yang ingin dibagikan.

Ditambah handphone saya tidak seperti dulu yang agak canggih, yang bisa memuat sms sampai beribu-ribu jumlahnya. Kali ini setiap sms sudah mencapai 200 buah, kotak masuk atau kotak keluar harus ada yang saya kosongkan. Laju sms masuk sama derasnya dengan laju sms keluar. Ingin saya meminta hp baru yang agak canggih (lagi) tapi masa iya, saya suda punya gelar yang belum bekerja, haruskah saya meminta? (nah loh berat kan ber-gelar tanpa bekerja itu). Dulu, setiap ada sms yang “harus disimpan”, saya menyimpannya dalam sebuah folder yang sewaktu-waktu dapat saya buka. Kini kata-kata penting bahkan sms cinta pun harus saya delete.

Maka dari itu, saya membeli sebuah buku. Buku diary, tepatnya. Dengan harga murah saya mencari buku yang semanis mungkin. Dapatlah suatu buku di togamas dengan harga 18.000. Walaupun minimalis tapi saya suka covernya. Ada 4  kotak kecil berisi gambar lucu. Menurut saya semuanya melambangkan cita-cita dan harapan.

This is it!

Gambar pertama adalah sebuah bianglala. Saya artikan bahwa semua ada gilirannya. Pernahkah kalian naik bianglala? Waktu kecil saya beberapa kali pergi ke pasar malam, di sana ada bianglala, saya pernah menaikinya. Masih ingat, siklusnya adalah… naik, puncak, dan turun. Saya pernah merasakan diam di siklus-siklus tersebut ketika si bianglala ingin menaikkan atau menurunkan penumpang. Ada sensasi berbeda di masing-masing siklus. Saya tidak mau melihat ke bawah ketika “kotak yg saya duduki” sedang naik, saya tidak mau bergerak ketika saya kebetulan diam di puncak bianglala, dan saya senang melihat ke bawah ketika “kotak” saya turun. Semua ada gilirannya.

Gambar kedua adalah sepeda. Benda ini mengingatkan saya tentang jalan-jalan. Iya, saya senang jalan-jalan walaupun tidak ber-uang. Saya mengandaikan diri saya bisa menempuh beribu-ribuan kilo untuk jalan-jalan. Atau saya bisa mengandaikan kalau suatu saat nanti saya bisa memiliki sebuah Audi. Ah keren, cover diary ini sungguh keren.

Bianglala

Bianglala

Sepeda

Sepeda

Amplop

Amplop

Langit

Langit

Gambar berikutnya adalah sebuah amplop. Saya mengartikan amplop ini sebagai suatu pesan yang tidak dapat terkirim ke alamat yang tertulis di sampul depan amplop tersebut. Bukan karena alamat palsu, tapi ya memang tidak bisa dikirim. He. Isinya, tentu yang ingin saya sampaikan. Di dalam buku diary tersebut saya tulis. Mungkin suatu saat buku itu akan saya berikan ke orang yang alamatnya saya tuju. Sebagai saksi bisu (apa sih..)

Gambar keempat adalah langit. Siapa yang tahu berapa tinggi langit? siapa yang tahu berapa dalamnya laut? siapa yang tahu bagaimana perasaan seseorang? Cita-cita.. sampai langit. Harapan yang tiada batas.

Begitulah, saya akan menghiasi diary ini dengan kata-kata, alternatif saya atas tidak sempatnya saya menyambungkan komputer saya dengan koneksi internet yang kadang kurang bersahabat. Halo diary!

November 12, 2011 at 12:29 pm 2 comments

Hallo!

Halo saudara-saudari! Akhirnya, dengan penuh rasa bangga, haru, senang dan sedih (yang datang bersamaan) tahap ini telah selesai. Good bye world! Welcome dreams! And say hallo to the real world!

Graduation

November 2, 2011 at 11:57 am 1 comment

Time Goes Fast

Saya suka hari Senin bulan ini!

Mau sebanyak apapun alasan setiap orang mengatai hari senin adalah hari ketidakberuntungan, tetap saya menyukai hari senin detik ini. Yah, mungkin karena saya beruntung (atau kebalik ya :? ), di saat orang lain bekerja banting tulang mengawali hari kerja mereka, bergelut dengan ujian mereka, saya hanya punya dua jam untuk kuliah, selebihnya I’ll do something that I used to love. Gramedia!

Berminggu-minggu kemarin, sangat banyak  hal yang harus dilakukan. Terutama mengurusi segala hal tentang kelulusan. Saking bertubi-tubinya saya merasa bahwa kelulusan adalah fenomena antiklimaks di salah satu fase kehidupan saya. Bisa dibayangkan, dalam sebulan beberapa kejadian  akan tercatat di dalam memori saya dan berlangsung secara cepat dan sinambung: seminar-program profesi-sidang sarjana-yudisium-kuliah profesi-wisuda. Pada proses ini, klimaks terjadi setelah saya keluar ruang sidang sedangkan detik ini sampai menjelang wisuda, saya sedang berada pada adegan antiklimaks. Layaknya sebuah cerita, hidup mempunyai skenarionya masing-masing namun kita dilarang diam.

Namun tidak ada yang patut disesali, tidak boleh ada yang terlewat untuk disyukuri. Dengan cara apapun Allah always guide us.

Anyway, hari ini saya ingin melakukan hal yang saya kangeni, tahu apakah itu? Seriously, saya kangen baca novel sampai terisak-isak. Oleh karena itu, untung hari ini kuliah hanya dua jam :)

Selamat hari senin. We love Monday!

October 16, 2011 at 11:49 pm Leave a comment

Bad Guy

I met a bad guy, very bad guy. He came in with a million hopes of happiness. But it was all fake, he left a million imperfections.

grrr. Sabar ya mbak..

 

September 25, 2011 at 9:26 am Leave a comment

Audi

Kemarin saya mengunjungi sebuah mall dan kebetulan sedang ada stand ppenjualan mobil di atriumnya. Seperti biasa selain seberkas informasi tentang si mobil, dipamerkan juga contoh si mobilnya. Mengenai mobil, sebenarnya saya suka yang jenisnya macho, contohnya mobil-mobil bermerk nissan: Terrano, X-trail, atau sejenis honda: CR-V. Di pameran kemarin ada mobil sejenis itu, dan saya hanya bisa memandanginya. Oh God, when do I own them?

Nyehe… mengintip sebuah brosur yang mencantumkan harga mobil mercedez, uh~yeah 760jt. Otak saya langsung berpikir, butuh berapa lama saya kerja agar bisa mengumpulkan uang sebanyak itu?

Salah satu mobil yang tidak biasa saya kagumi adalah berjenis sedan. Karena menurut saya mobil sedan adalah mobil yang pelit, maksimal hanya mengangkut 5 orang. Padahal kalau bertamasya kan lebih asyik bareng-bareng. Selain itu mobilnya pendek dan kurang macho. Tetapi kemarin saya cukup tertarik dengan salah satu jenis sedan bermerek Audi A6. Sebenarnya sama saja sih  seperti mercedez x6 atau mungkin sejenis dengan vios. Tapi yang ini saya suka, apa karena namanya ya Audi? (gak nyambung). hehe. Desainnya ya begini:

from: bestcarsfashion.blogspot.com

But then, I still love the macho car. God, gimme one please… :)

note: image from: bestcarsfashion.blogspot.com

September 25, 2011 at 8:56 am 1 comment

Melihat Biola Tergantung di Kamar

Teringat kado pemberian sang kekasih di ulang tahunku ke 22 adalah sebuah biola (aciee kekasih..). Sayangnya aku tidak bisa memainkannya, permainanku acak dan absurd. Kata temanku Pretty, dari pengalamannya biola adalah alat musik yang paling sulit dimainkan. Faisal bilang aku harus belajar dari dasar, mulai dari cara memegang bow dan body biola sampai cara menggesek yang baik dan benar. Padahal aku sudah bisa memainkan satu lagu Happy Birthday tetapi tetap saja guru biola aku itu tidak terima. Belajar memegang saja salah gimana mau main lagu, dia bilang.

Oke baiklah,  saat ini memang biolaku masih tergantung di suatu tembok salah satu kamar. Aku berjanji kalau aku tidak bisa bermain biola dengan baik nanti aku akan mewariskan keinginanku tersebut ke anak ku saja. Jadi tenanglah biola,  kamu tidak akan selalu menjadi pajangan. haha.

September 12, 2011 at 12:15 am Leave a comment

Hari Ini: Telat Berpikir

Hari ini saya melihat seorang bapak tunanetra melambai-lambaikan tangan di tepi jalan. Bergerak maju-mundur. Kasihan. Dari jauh saya kira beliau ingin menyeberang. Saya memperlambat laju motor, saya ingin menolong tapi dasar mikirnya kelamaan seorang pedagang rokok sudah berlari mendahalui  menyeberang jalan dan menyahut kepada bapak tunanetra itu. Saya masih memperlambat laju motor ketika tepat berada di depan dua orang yang sedang tolong-menolong tersebut. Dari dekat saya melihat bapak tunanetra berpeluh keringat. Ternyata beliau tidak ingin menyeberang tetapi beliau ingin naik angkot, hendak ke Kopo. Dan, saya melihat bapak itu di Taman Sari. Kopo-Taman Sari jauh. Apalagi dengan tidak adanya sinar.

Hari ini saya bertemu dengan mahasiswa tingkat dua. Bukan di kampus tempat mahasiswa pada umumnya tetapi di depan tempat makan siap saji. Mahasiswa itu membawa bunga mawar untuk dijual, untuk mengumpulkan dana usaha kegiatan tepatnya. Saya keluar tempat makan dengan seorang teman dan langsung ditawari bunga. Si mahasiswa tingkat dua memperkenalkan maksud dan tujuannya, meminta kami membeli bunga dengan harga terserah. Ternyata dia satu kampus dengan saya, dia menyebut nama kampusnya. Teman saya ragu untuk menolak tetapi saya langsung menolaknya tanpa basa-basi. Beberapa meter setelah itu saya baru menyadari bahwa mengumpulkan dana untuk kegiatan itu sulit karena saya pun pernah berada di posisi mahasiswa tingkat dua tersebut.

Hari ini saya menonton acara Golden Ways Mario Teguh. Pada intinya beliau menyarankan kita untuk berbicara pada diri sendiri sebelum melakukan tindakan terhadap orang lain. Lalu beliau menjelaskan tentang logika dan rasa. Logika lalu rasa. Otak lalu perasaan lalu tindakan. Setelah itu saya jadi ingat seluruh kejadian hari ini. Andai acara Mario teguh itu adalah pagi hari sebelum saya memulai aktivitas akankah hari ini berbeda?

Selamat tinggal hari ini, besok sudah mulai hari baru. Semoga saya tidak telat berpikir lagi. hehe.

September 11, 2011 at 3:58 pm Leave a comment

Older Posts


Kan ku ingat

January 2012
M T W T F S S
« Dec    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Memori saya

Categories

Tranquilanzia's Flickr

Merak

Bapak

Istirahat

More Photos

mereka bilang..

Purwa Sari on Efek Samping Kawat Gigi
Purwa Sari on SMS Wimba
Purwa Sari on Efek Samping Kawat Gigi
Purwa Sari on Efek Samping Kawat Gigi
Purwa Sari on Efek Samping Kawat Gigi
sonELFff(x)tionShawo… on Efek Samping Kawat Gigi
Angel on Efek Samping Kawat Gigi
bim_bim on Efek Samping Kawat Gigi
nining purwanti on Efek Samping Kawat Gigi
Olive on Efek Samping Kawat Gigi

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.