Karena aku ingin dimengerti
August 28, 2009 at 4:41 am 2 comments
Aku merasa lemah. Aneh, kenapa dari setiap kuis yang aku ikuti di fesbuk semua bilang kalo karakter aku ‘happy’? aku ga ngerasa ‘always’ happy. Aku cuma ingin bersikap biasa saja, berbagi kebahagiaan dengan orang lain dan menyimpan kesedihanku sendiri. Bukannya aku gak mau sama-sama berbagi, tapi terkadang aku juga lupa dengan kesedihan yang aku alami. Sekalinya aku inget aku bakal lemah banget, tetapi ketika aku lupa, aku menganggap kalau kesedihan itu bukan sesuatu yang harus disesali dan dibagi-bagi. Malah akan menjadikan aku semakin jatuh dan bersalah.
Orang-orang yang berada di sekitar aku lebih mengerti keadaanku, ketika aku senang ekspresi aku akan seperti apa, atau ketika aku sedih ekspresiku juga akan seperti apa. Hanya orang-orang tertentu yang akan mengerti keadaanku. Mungkin ini salah, mungkin aku akan bergantung pada ‘mereka’. Dengan kata lain, aku ingin dimengerti dan ‘mereka’ lah yang mengerti aku. Dalam diam pun ‘mereka’ akan mengerti. Aku bersyukur ‘mereka’ ada untukku. Dan kalian bukan mereka. Tetapi aku yakin, kalian bisa menjadi ‘mereka’. Jadi jangan langsung mengatakan bahwa aku ‘penggembira’. Siapa tahu kegembiraan adalah ekspresi kesedihanku. Tanyakan pada ‘mereka’.
Sekarang yang aku inginkan adalah aku mengerti kalian dahulu. Bukan aku yang dimengerti kalian dahulu. Menghitung kadar kepekaanku terhadap kondisi kalian. Pada dasarnya dimanapun dan oleh siapapun, aku ingin dimengerti. Jangan tinggalkan aku apabila aku belum mampu mengerti kalian. Dan beri tahu aku jika kalian sudah mengerti aku.
Entry filed under: Melankolis yuuk!. Tags: .




1.
rose | September 26, 2009 at 12:40 am
Sy jg harus melatih kepekaan teh.. Heu. Mari berjuang bersama ^^
2.
purwaisontheway | September 29, 2009 at 12:50 pm
hehe iya, saya amat sangat gak peka..
help me..