Metamorfosis Alay**
September 26, 2009 at 2:30 pm 2 comments
M E T A M O R F O S I S
menurut wikipedia Bahasa Indonesia, metamorfosis adalah suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan fisik dan/atau struktur setelah kelahiran atau penetasan. Perubahan fisik itu terjadi akibat pertumbuhan sel dan differensiasi sel yang secara radikal berbeda. Contoh hewan yang mengalami metamorfosis adalah katak dan kupu-kupu. Sebelum jadi katak dewasa, pertumbuhan katak dimulai dari telur lalu kecebong lalu fase-fase lainnya. Kupu-kupu yang indah berwarna-warni juga sebelumnya berasal dari ulat yang menggelikan. Mengapa pertumbuhan ada yang seperti ini? kenapa tidak langsung sama saja bentuknya dari kecil sampai dewasa? Itulah kekuasaan Allah. Terdapat keunikan sendiri di setiap fase dan pasti ada manfaatnya *sayangnya sekarang saya gak mempelajari lebih jauh tiap-tiap fase itu*
Metamorfosis terjadi pada hewan, lalu pada manusia?
Beberapa jam lalu saya memikirkan sesuatu yang amat sangat menggemparkan (baca: alai) mengenai pertumbuhan manusia. Dilatarbelakangi oleh pengamatan terhadap diri saya yang mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Sama sekali ini tidak ilmiah, karena saya gak melakukan tinjauan pustaka ataupun eksperimen di laboratorium. Yang saya yakini adalah ini terjadi secara alamiah, saya kepikiran beberapa jam yang lalu tapi angan-angan saya pergi ke masa lalu ketika saya bermain bancakan, boy-boyan, galah, ada sebuah bla bla bla, juga ke masa dimana saya memakai rok biru, abu-abu dan bahkan setelah saya menulis 2 postingan sebelum ini.
Kalau metamorfosis yang terjadi pada katak adalah seperti ini:

metamorfosis katak *kataknya imut ya disini?!
Telur-kecebong-katak muda-katak dewasa,
lalu apakah skema ini juga termasuk metamorfosis pada manusia:
bocah ingusan-anak bawang-ababil-bau tanah
*skema inilah yang saya pikirkan beberapa waktu yang lalu dan saya menyebutnya skema metamorfosis alay**
Tentu saja BUKAN.
Tidak ada tahapan metamorfosis pada manusia. Allah menciptakan makhluk yang paling sempurna bernama manusia. Semua manusia merupakan karya terindah Sang Pencipta. Semua manusia berhati dan berakal. Semua manusia mempunyai kecenderungan untuk berbuat baik. Semua manusia akan mati. Semua manusia akan bahagia. Dan tentunya semua manusia akan diuji untuk diukur kualitasnya…
tetapi
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya”Al-Baqarah:286
2 hari menjelang kuliah (lagi) setelah libur lebaran
26 Sep 2009
Allah loves me
Entry filed under: Nasihat. Tags: .




1.
ikhwan | September 28, 2009 at 10:33 pm
subhanallah..
sangat filosofis sekali..
keep writing ya!
jangan lupa berkunjung balik..
2.
purwaisontheway | September 29, 2009 at 12:50 pm
purwaisontheway berkata,
September 29, 2009 pada 12:48 pm ยท Sunting
wah.. apanya yang filosofis sekali ya kak?
aku kirain malah kayak agak loncat-loncat gitu alurnya.
hehe..mohon koreksinya
InsyaAllah, lanjut terus nulis. Writing it easier than speaking (for me..:p )
baiklah, nanti saya berkunjung ke blog kak Ikhwan yang isinya sangat berbobot sekali (berat2 maksutnya topiknya)