Hari Ini: Telat Berpikir
September 11, 2011 at 3:58 pm Leave a comment
Hari ini saya melihat seorang bapak tunanetra melambai-lambaikan tangan di tepi jalan. Bergerak maju-mundur. Kasihan. Dari jauh saya kira beliau ingin menyeberang. Saya memperlambat laju motor, saya ingin menolong tapi dasar mikirnya kelamaan seorang pedagang rokok sudah berlari mendahalui menyeberang jalan dan menyahut kepada bapak tunanetra itu. Saya masih memperlambat laju motor ketika tepat berada di depan dua orang yang sedang tolong-menolong tersebut. Dari dekat saya melihat bapak tunanetra berpeluh keringat. Ternyata beliau tidak ingin menyeberang tetapi beliau ingin naik angkot, hendak ke Kopo. Dan, saya melihat bapak itu di Taman Sari. Kopo-Taman Sari jauh. Apalagi dengan tidak adanya sinar.
Hari ini saya bertemu dengan mahasiswa tingkat dua. Bukan di kampus tempat mahasiswa pada umumnya tetapi di depan tempat makan siap saji. Mahasiswa itu membawa bunga mawar untuk dijual, untuk mengumpulkan dana usaha kegiatan tepatnya. Saya keluar tempat makan dengan seorang teman dan langsung ditawari bunga. Si mahasiswa tingkat dua memperkenalkan maksud dan tujuannya, meminta kami membeli bunga dengan harga terserah. Ternyata dia satu kampus dengan saya, dia menyebut nama kampusnya. Teman saya ragu untuk menolak tetapi saya langsung menolaknya tanpa basa-basi. Beberapa meter setelah itu saya baru menyadari bahwa mengumpulkan dana untuk kegiatan itu sulit karena saya pun pernah berada di posisi mahasiswa tingkat dua tersebut.
Hari ini saya menonton acara Golden Ways Mario Teguh. Pada intinya beliau menyarankan kita untuk berbicara pada diri sendiri sebelum melakukan tindakan terhadap orang lain. Lalu beliau menjelaskan tentang logika dan rasa. Logika lalu rasa. Otak lalu perasaan lalu tindakan. Setelah itu saya jadi ingat seluruh kejadian hari ini. Andai acara Mario teguh itu adalah pagi hari sebelum saya memulai aktivitas akankah hari ini berbeda?
Selamat tinggal hari ini, besok sudah mulai hari baru. Semoga saya tidak telat berpikir lagi. hehe.
Entry filed under: Pengalaman. Tags: kerja cepat, nasehat, tolong.




Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed