Melihat Biola Tergantung di Kamar

September 12, 2011 at 12:15 am Leave a comment


Teringat kado pemberian sang kekasih di ulang tahunku ke 22 adalah sebuah biola (aciee kekasih..). Sayangnya aku tidak bisa memainkannya, permainanku acak dan absurd. Kata temanku Pretty, dari pengalamannya biola adalah alat musik yang paling sulit dimainkan. Faisal bilang aku harus belajar dari dasar, mulai dari cara memegang bow dan body biola sampai cara menggesek yang baik dan benar. Padahal aku sudah bisa memainkan satu lagu Happy Birthday tetapi tetap saja guru biola aku itu tidak terima. Belajar memegang saja salah gimana mau main lagu, dia bilang.

Oke baiklah,  saat ini memang biolaku masih tergantung di suatu tembok salah satu kamar. Aku berjanji kalau aku tidak bisa bermain biola dengan baik nanti aku akan mewariskan keinginanku tersebut ke anak ku saja. Jadi tenanglah biola,  kamu tidak akan selalu menjadi pajangan. haha.

Entry filed under: Cita-Cita. Tags: , , .

Hari Ini: Telat Berpikir Audi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kan ku ingat

September 2011
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Memori saya

Categories

Tranquilanzia's Flickr

Merak

Bapak

Istirahat

More Photos

mereka bilang..

Purwa Sari on Efek Samping Kawat Gigi
Purwa Sari on Efek Samping Kawat Gigi
iman on Efek Samping Kawat Gigi
dicka on Efek Samping Kawat Gigi
Purwa Sari on Makna 19-08-1989
Purwa Sari on Tugas Akhir Saya
Purwa Sari on Progress Bermain Biola
Purwa Sari on Progress Bermain Biola
bima007 on Tugas Akhir Saya
rahayu on Makna 19-08-1989

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.