Posts tagged ‘Kesehatan’
Mabok Dufan (just smile)
Masih berkaitan dengan dufan, ketika kamu memasuki wilayah wahana-wahana seru selalu kamu ditantang untung menguji adrenalinmu. Tidak main-main, bagi yang mempunyai penyakit jantung, asma, dan tinggi badan yang tidak memenuhi syarat, atau bagi orang yang pura-pura berani, disarankan untuk tidak mencoba wahana tersebut. Bisa stres berat nanti. Saya mungkin termasuk orang yang pura-pura berani, hehe tapi akhirnya terlewatkan juga lah dari coba-mencoba itu.
Pada saat melakukan action pura-pura berani itu saya stres. Meningkatnya hormon stres ini menyebabkan peningkatan hormon adrenalin; jantung berdetak semakin kencang (makanya bahaya bagi orang yang berpenyakit jantung), meningkatnya aliran darah, keringat banyak, bernafas lebih cepat, tekanan darah dan metabolisme meningkat. Saya berteriak sekencang-kencangnya. Ternyata ujian adrenalin ini sangat menantang. Semakin banyak hormon adrenalin semakin keras saya berteriak, s-c-r-e-a-m! saya menyebutnya sebagai stress release with minimum cost. Tapi tahukah, saya menikmatinya. Jadinya saya mau tapi takut untuk naik wahana lain
Sayangnya, setelah action pura-pura berani itu, perut saya tidak kuat. Mual sekali. Kenapa ya bisa mual? setelah saya baca-baca mungkin karena pusat keseimbangan tubuh terganggu. Selain karena sistem pencernaan tubuh sendiri yang terganggu, misal maag, infeksi, gangguan metabolisme, dll, mual juga bisa disebabkan karena tidak sinkronnya sinyal yang diterima otak untuk keseimbangan tubuh. Ketika kamu naik salah satu wahana menantang, misal kicir-kicir, arus datangnya sinyal itu mengalami kekacauan. Otak mendapatkan sinyal secara bersamaan dari berbagai sumber. Ketika tubuh kamu diputar-putar sampai 360 derajat, telinga bekerja biasa karena tidak ada suara bising (kecuali suara operator pemberi semangat) dan merespon bahwa kamu sedang diam, tetapi tubuh bergetar dan bahkan berguncang, mata menangkap objek yang terus berganti akibat pergerakan yang cepat. Informasi berlawanan antara bergerak dan diam ini diterima otak secara bersamaan dan menimbulkan kekacauan.
Sinyal yang bertubi-tubi inilah yang lantas mengganggu pusat keseimbangan di telinga bagian dalam (vestibular). Selanjutnya vestibular merangsang produksi zat histamin yang dikirim ke otak dan menimbulkan berbagai gejala mabuk. Segera setelah itu, mengalirlah keringat dingin, kepala terasa pusing dan berat, sakit kepala, mual hingga muntah. Jadi lah saya juga mengalami hal semacam ini, tapi saya masih bertanya-tanya, kok bisa ya muntahnya sampai beberapa kali? sugesti mungkin, teman saya bilang. Gak tau deh.
Setelah berteriak, lalu mual, muntah badan saya menjadi lemas. Wajar karena energi saya terkuras, isi perut dikeluarkan dan tidak ada asupan energi. Memang tidak bisa langsung diisi karena perut masih menolak, mungkin sebaiknya diistirahatkan dulu, rileks, tenang, supaya makanan mudah diterima. Saya sendiri juga mengalaminya, tapi heboh juga sih, saya baru bisa makan ketika sudah sampai Bandung. Mungkin tubuh ini harus memastikan bahwa setelah makan tidak akan ada stres-stresan lagi. Trauma mungkin dia. hehe ^.^
Every memory will save in memorypuwqa. Bandung, 5 Agt 2010.
Konsultasi Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Jeffry
SMS diterima…. (lagu owl city-Fireflies)
Jeffry: “Tata laksana atau penanganan DBD yang dilakukan di sana (rumah sakit.red) gimana ya? Kalau terapi farmolnya gimana? pake quersitrin atau gimana? hehe.. Just my curiosity“
Well..your curiosity is so educative, Jef. Firstly, in my opinion I asked my self, “Masa sih Jeffry gak tau?” but then I know you have a comment to replay me about your curiosity. I know the answer about your curiosity by practice and you have known it by the perfect theory. Theory without practice is difficult, in the other case practice without theory is more difficult. Finally, combination between theory and practice make ‘your curiosity’ perfect, Jef. I really appreciate you.
Baiklah.. percakapan dilanjutkan:
Saya: “Penanganan di sini (rumah sakit *peeep*) langsung diinjek analgesik terus dilanjut infus. Obatnya yang dikasih vomitas, paracetamol, omeprazol, suplemen. Sudah tiga hari trombositnya terus turun. Katanya disuruh bedrest total, gak ada pantangan makanan kecuali yang asam-asam”
Jeffry: “Ooh memang, salah satu manifestasi klinik DB itu trombositopenia, selain nyeri terutama pada sendi dan otot. Trombosit bisa turun <100rb mm3, padahal normalnya 150rb-400rb mm3 makanya cenderung dapat mengalami perdarahan di bawah kulit, selaput hidung dan mukosa lambung (so dikasih omeprazol dan pantang makan makanan yang terlalu asam). Tetapi tenang aja, asal gejalanya bisa diatasi, nanti sistem imun tubuh juga bisa mengeliminasi virus dengue dan trombosit bisa normal lagi”
Saya: “Oh gitu ya, virus memang dilawannya oleh sistem imun tubuh kan, gak ada obat yang bisa mengobati karena nanti bisa sembuh sendiri asal daya tahan tubuh kita baik. Iya tho?”
SMS dikirim… (Delivery report: delivered)
Saya lalu mengucapkan terima kasih atas informasi yang telah diceritakan oleh teman saya itu. Saya jadi tahu kenapa orang yang sakit DBD diberi omeprazol.
Tiba-tiba ada balasan SMS lagi…
Jeffry: “Oia, aku juga pernah baca kalau virus dengue itu ada 4 serotipe. Kabar buruknya, antibodi yang dihasilkan tubuh kita spesifik terhadap masing-masing tipe, tidak bisa silang. Jadi maksimal seseorang bisa terkena DB sebanyak 4 kali seumur hidup. Kabar baiknya, di daerah tropis, seperti Indonesia, hanya serotipe 3 yang berjangkit. Diduga quersitrin (golongan flavonoid) bisa sebagai antivirus dengue karena bisa menghambat enzim reverse transcriptase (ada di virus RNA, virus dengue termasuk virus RNA) dan bisa meningkatkan trombosit. Tapi tampaknya belum digunakan untuk pengobatan konvensional”
Saya: “Ooh.. mungkin nanti flavonoidnya tambahan dari makanan yang dimakan. Once more, thanks a lot yaa =)”
SMS dikirim…
Yes, you always know more, Jef. Makanya baca! hehe -__-”
Sakit Gigi, Ayo Periksa ke Dokter!
Sepertinya hubungan saya dengan dokter gigi lebih baik daripada hubungan saya dengan dokter umum atau dokter ginekolog . Kurang apa lagi coba, tiap bulan saya bersilaturahmi dengan beliau, dan setiap silaturahmi itu tidak sedikit oleh-oleh yang saya berikan kepada beliau (hehe, bukannya saya gak suka, itu sih memang seharusnya karena beliau membuat saya bisa tidur nyenyak tapi nominalnya itu lhoo…pantas banyak orang yang ingin jadi dokter *lho?
) Sudahlah saya gak mau mempermasalahkan pekerjaan orang. Jadi dokter itu memang mahal dan harus rela dibayar mahal. Titik.
Biasanya saya ke dokter gigi buat kontrol kawat gigi, ganti karetnya, dipakemkan lagi ikatannya tapi kemarin ada tambahan request buat pak dokter, yaitu saya minta gigi bolong saya ditambal. Sudah hampir seminggu saya sakit gigi dan selama itu saya cuma mengobatinya dengan asam mefenamat (analgesik) tapi ternyata sakit gigi ini gak sembuh-sembuh malahan semakin kumat tiap malam hari. Karena takut mengganggu lambung kalau makan analgesik sering-sering akhirnya selain mengontrol kawat, saya tambahin keluhan saya itu.
Yah dokter langsung komentar, “Oh iya ya bolongnya udah gede, kapan lulus? (hehe gak deng boong ini mah)”. Lanjut gan… jadi beliau langsung nanya, kalo tiap malam suka sakit gak, snut-snutan, trus sampai gak bisa tidur, saya mengiyakan dan beliau berkata ini sakitnya udah sampai syaraf dan gak bisa langsung ditambal jadi harus diobatin dulu. Antara bersyukur dan sedih saya mengiyakan. Senang karena tidak perlu dicabut dan sedih karena pada saat diperiksa gigi saya juga lagi snut-snutan.
Jadi rasa sakit dan pengobatan selama sakit gigi tergantung juga lokasi dan sejauh mana lubang yang ada di gigi itu. Kalau kita ingat, gigi itu secara umum terdiri dari tiga lapisa: email, dentin, lalu syaraf (pada gambar dimulai dari ruang pulpa). Kalau lubang masih berda di lapisan email atau dentin, gigi bisa langsung ditambal dan sakitnya gak akan terlalu parah. Tapi kalau didiamkan saja kerusakan itu bisa sampai syarafnya dan sakitnya luar biasa.
Akhirnya kalau pada pengobatan sakit gigi yang sudah sampai syaraf langkah-langkahnya:
- diberi obat dulu untuk mematikan syaraf
- syaraf yang mati dibuang
- diobati lagi supaya tidak jadi gigi busuk
- lubangnya diisi dengan pasta
Makanya butuh beberapa kali datang ke dokter untuk masalah ini.
Kemudian saya bertanya kepada dokter kenapa kalau sakit gigi kambuhnya sering malam-malam. Ternyata itu menyangkut pembuluh darah yang melewati syaraf yang sakit itu.
Kalau malam dipengaruhi oleh suhu yang dingin, seperti kita tahu tubuh mempunyai termoregulator alami di sistem syaraf pusat sehingga apabila udara di luar tubuh lebih dingin pembuluh darah akan melebar (vasodilatasi) untuk melepaskan panas dan darah akan mengalir cepat dan lancar, salah satunya menuju syaraf gigi itu. Selain itu pada malam hari posisi tubuh kita dipersiapkan untuk tidur dan cenderung kita tidur, posisi tubuh rata dari atas sampai bawah dan darah dapat mengalir dengan lancar. Hal ini pula yang menyebabkan syaraf yang sakit teraliri darah dengan baik.
Oleh karena itu sebelum sakit gigimu bertambah parah, ayo periksakan ke dokter. Sakit gigi gak lebih baik dari sakit hato kok
Efek Samping Kawat Gigi
Berdasarkan pengalaman, efek samping yang muncul ketika memakai kawat gigi adalah:
Kamu bakal sering terkena stomatitis (sariawan) disertai gigi yang ngilu…
Kadang-kadang terjadi inflamasi gingiva (radang gusi) yang menyebabkan gusi mudah berdarah…
akibat adanya tekanan yang terlalu besar yang diberikan pada saat kontrol gigi, bisa menyebabkan nekrose jaringan…
NYERI / SAKIT yang dirasakan adalah hal yang wajar… hal ini dikarenakan adanya proses Resorpsi dan aposisi ( hal ini yang menyebabkan gigi bisa berpindah). biasanya rasa nyeri ini akan hilang setelah 3-7hari (tergantung dari respon msg-msg org).
FOOD impaction.. adanya penumpukan makanan pada sela-sela gigi. apabila tidak dibersihkan, maka akan terjadi penumpukan plak dan menyebabkan karies,
faktor estetis juga terganggu bila ada makanan yang menempel pada kawat gigi… Makanya jangan lupa membawa kaca buat cek gigi kamu. Atau habis makan sebaiknya kumur-kumur, seenggaknya untuk menghilangkan sisa makanan yang nyangkut di gigi.
penggunaan cincin ortho biasanya juga bisa menyebabkan gigi goyang dan ngilu. Hal ini sesuai dengan respon dari setiap tubuh manusia.
pada penggunaan pesawat ortodonti lepasan (removable), selain bisa mengiritasi palatum (langit-langit mulut) , pergerakan yang dihasilkan juga lebih lama… dan butuh kontrol yang lebih sering diakibatkan pesawat sering dilepas, selain itu keberhasilan dalam pemakaiannya lebih kecil daripada pesawat orto yang cekat.
KEBERSIHAN mulut sangat dituntut pada orang yang memakai KAWAT gigi, selain kedisiplinan dalam mengontroL gigi.
SOLUSI:
lakukanlah pengkontrolan gigi, 3 minggu sekali (menurut drg kalian)
gunakanlah sikat gigi khusus, terutama untuk bagian celah gigi
penggunaan sikat gigi yang bulunya keras bisa menyebabkan inflamasi gingiva
rajin-rajinlah melakukan scalling.
makanlah makanan yang tidak terlalu keras, selain akan memberikan rasa sakit, juga bisa menyebabkan ban orto terlepas termasuk cincin ortho
Tetapi berdasarkan pengalaman saya juga, efek samping itu gak begitu menyiksa karena yang sebenarnya menyiksa adalah ongkosnya. Maksudnya jangan terlalu khawatir dengan efek sampingnya, toh itu masih bisa diatasi. Yang terpenting adalah fokus terhadap hasil yang akan didapat nanti, efek kesehatan dan efek estetika. Yo tetap semangat kontrol!
Penyakit Pasca Banjir
WASPADALAH!
Penyakit-penyakit pasca banjir..




1.Diare
Pengertian: keluarnya BAB yang sering dan mengandung banyak air, encer dalam satu hari disertai rasa mulas, biasanya terjadi karena hasil rangsangan atau radang pelapis usus yang mengakibatkan buangan dalam usus besar tidak mempunyai waktu untuk diserap airnya.
Penyebab: infeksi virus tetapi juga seringkali akibat dari racun bakteria. Dalam kondisi hidup yang bersih dan dengan makanan mencukupi dan air tersedia, pasien yang sehat biasanya sembuh dari infeksi virus umum dalam beberapa hari dan paling lama satu minggu. Namun untuk individu yang sakit atau kurang gizi, diare dapat menyebabkan dehidrasi yang parah dan dapat mengancam-jiwa bila tanpa perawatan.
Perawatan: pasien mengkonsumsi sejumlah air yang mencukupi untuk menggantikan yang hilang, lebih baik bila dicampur dengan elektrolit untuk menyediakan garam yang dibutuhkan dan sejumlah nutrisi. Untuk banyak orang, perawatan lebih lanjut dan medikasi resmi tidak dibutuhkan. Untuk Diare minumlah satu atau dua gelas air putih atau air mineral yang bersih dan sudah dimasak. Minumlah oralit yang merupakan larutan gula garam untuk membantu pembentukan energi dan menahan diare / berak setelah habis BAB. Hindari minum kopi, teh dan lain sebagainya yang mampu merangsang asam lambung. Makan Makanan Khusus. Hindari makan makanan yang berserat seperti agar-agar, sayur dan buah karena makanan berserat hanya akan memperpanjang masa diare. Bagi penderita diare sebaiknya makan makanan rendah serat dah halus seperti bubur nasi atau nasi lemes dengan lauk telur asin. Istirahat yang Cukup, segera lah rujuk ke Rumah Sakit
2.Muntaber
Pengertian: Penyakit diare yang disertai mual dan muntah.
Penyebab: Penyakit ini mudah terserang pada pasien dengan daya tahan tubuh yang menurun. Ini terjadi mengingat kondisi kebersihan baik lingkungan maupun makanan dan minuman yang dikonsumsi tidak sesuai dengan kualitas makanan dan minuman yang sehat. Selain itu Umumnya para pengungsi tidur dengan alas ala kadarnya. Ada yang dengan tikar, koran dan sebagian dengan menggunakan karpet. Umumnya mereka juga tidur ditempat terbuka. Disisi lain cuaca tetap belum bersahabat mengingat hujan dan angin kencang masih muncul sehingga memperburuk kondisi para pengungsi. Kondisi tempat berteduh dan istirahat yang buruk ini memang sangat berdampak pada korban banjir terutama pada bayi, anak-anak dan orang tua.
Perawatan: Upaya-upaya yang yang dapat dilakukan antara lain agar para pengungsi dapat ditempatkan pada tempat pengungsian yang layak. Perlu selimut dan alas tidur yang memadai agar para pengungsi terutama bayi, anak dan orang tua terhindar dari paparan udara dingin. Berikan makanan yang bersih secara teratur, air minum yang bersih, berikan oralit , berikan obat diare atau segera rujuk ke RS
3.ISPA
Pengertian: Infeksi saluran nafas atas dalam bahasa Indonesia juga di kenal sebagai ISPA (Infeksi Saluran naPas Atas) atau URI dalam bahasa Inggris adalah penyakit infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan, hidung, sinus, faring, atau laring. Yang termasuk gejala dari ISPA adalah badan pegal pegal (myalgia), beringus (rhinorrhea), batuk, sakit kepala, sakit pada tengorokan.
Penyebab: virus, bakteri dan jamur. Kebanyakan adalah virus. Segera ruTerapi yg diberikan pada penyakit ini biasanya pemberian antibiotik walaupun kebanyakan ISPA disebabkan oleh virus yang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pemberian obat obatan terapeutik,
Perawatan: antibiotik dapat mempercepat penyembuhan penyakit ini dibandingkan hanya pemberian obat obatan symptomatic, selain itu dengan pemberian antibiotik dapat mencegah terjadinya infeksi lanjutan dari bakterial, pemberian, pemilihan antibiotik pada penyakit ini harus diperhatikan dengan baik agar tidak terjadi resistensi kuman/baterial di kemudian hari. Namun pada penyakit ISPA yg sudah berlanjut dengan gejala dahak dan ingus yg sudah menjadi hijau, pemberian antibiotik merupakan keharusan karena dengan gejala tersebut membuktikan sudah ada bakteri yg terlibat.
4.DBD
Penyebab: Aedes Aegypti yang menularkan virus demam berdarah dengue (DBD), genangan air akibat banjir dapat menimbulkan sarang nyamuk. Biasanya banyak menyerang anak-anak karena daya tahan tubuh yang rendah. Gejala demam 4-7 hari, sakit kepala, flu like syndrome, mual, muntah, pada kasus yang parah sampai timbul mimisan, perdarahan. Bahkan bisa menyebabkan presyok/ syok. Pertolongan dini adalah mengatasi presyok/ syok yang terjadi dengan memberikan minum sebanyaknya,bila perlu beri cairan melalui infus, kompres , berikan obat penurun panas ,Segera rujuk ke Rumah sakit terdekat.
Pencegahan: MENGHINDARI GIGITAN NYAMUK di sepanjang siang hari (pagi sampai sore) karena nyamuk aedes aktif di siang hari (bukan malam hari). Bila memang perlu KENAKAN PAKAIAN YANG LEBIH TERTUTUP,. GUNAKAN CAIRAN/KRIM ANTI NYAMUK (MOSQUITO REPELLANT) pada bagian badan yang tidak tertutup pakaian. Buang atau timbun benda-benda tak berguna yang menampung air, atau simpan sedemikian rupa sehingga tidak menampung air. Taburkan serbuk abate (yang dapat dibeli di apotik) pada bak mandi dan tempat penampung air lainnya, juga pada parit / selokan di dalam dan di sekitar rumah, terutama bila selokan itu airnya tidak / kurang mengalir. Kolam / akuarium jangan dibiarkan kosong tanpa ikan, isilah dengan ikan pemakan jentik nyamuk. Semprotlah bagian-bagian rumah dan halaman yang merupakan tempat berkeliarannya nyamuk, dengan obat semprot nyamuk (yang banyak dijual di toko-toko) BILA TAMPAK NYAMUK BERKELIARAN DI PAGI / SIANG / SORE HARI. Hubungi PUSKESMAS setempat untuk meminta fogging di rumah-rumah di lingkungan setempat untuk pembersihan sarang nyamuk ( PSN) atau lakukan Abatisasi untuk memutuskan mata rantai pembiakan
5.Leptosiprosis
Penyebab: penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Penularan penyakit ini bisa melalui tikus, babi, sapi kambing, kuda dll. Untuk kasus banjir penularannya melalui air kencing tikus. Dimana air kencing tikus terbawa banjir masuk dalam tubuh manusia. Kuman Leptospira biasanya memasuki tubuh lewat luka atau lecet kulit, dan kadang-kadang lewat selaput di dalam mulut, hidung dan mata. Berbagai jenis binatang bisa mengidap kuman Leptospira di dalam ginjalnya. Penyampaiannya bisa terjadi setelah tersentuh air kencing hewan itu atau tubuhnya. Tanah, lumpur atau air yang dicemari.
Gejala dini Leptospirosis umumnya adalah demam, sakit kepala parah, nyeri otot, merah, muntah dan mata merah. Aneka gejala ini bisa meniru gejala penyakit lain seperti selesma, jadi menyulitkan diagnosa. Malah ada penderita yang tidak mendapat semua gejala itu.
Pertolongan pertama ada umumnya dengan antibiotika seperti doxycycline atau penicillin. Rujuk ke Rumah Sakit . Pengobatan dengan antibiotika dianggap paling efektif jika dimulai dini.
6.Cacingan
Menurut Adi Sasongko, kunci pemberantasan cacingan adalah memperbaiki higiene dan sanitasi lingkungan. Misanya, tidak menyiram jalanan dengan air got. Sebaiknya, bilas sayur mentah dengan air mengalir atau mencelupkannya beberapa detik ke dalam air mendidih. Juga tidak jajan di sembarang tempat, apalagi jajanan yang terbuka. Biasakan pula mencuci tangan sebelum makan, bukan hanya sesudah makan. Dengan begitu, rantai penularan cacingan bisa diputus.
Pengobatan: Obati segera semua anak yang menderita cacingan , beri obat cacing, tak berarti masalah cacingan akan selesai saat itu juga. Cacingan telah merugikan negara miliaran rupiah. Pekerjaannya mencuri makanan di usus kita. Akibatnya, banyak murid SD yang seharusnya pandai menjadi kurang gizi dan ngantukan karena cacingan.
7.Deman Chikungunya
Penyebab: virus Chikungunya dengan gejala demam mendadak, nyeri sendi terutama di sendi siku, lutut, pergelangan kaki dan sendi-sendi kecil pergelangan tangan dan kaki, disertai juga nyeri otot yang berlangsung selama beberapa hari sampai minggu. Pada kebanyakan penderita, radang sendi diikuti dengan bintik bintik merah (ruam) selang waktu sekitar 1 – 10 hari, biasanya bintik merah tersebut gatal, namun ada juga yang tidak gatal.
Penyembuhan: Penyakit ini dapat sembuh sendiri (self limiting disease). Terjadi penyembuhan sempurna dan diikuti dengan terbentuknya imunitas di dalam tubuh penderita. Pertolongan dini berikan obat analgetik untuk menghilangkan nyeri , latihlah untuk mengerakkan persendiannya, segeralah untuk dirujuk ke Rumah Sakit
WASPADALAH!
Berikut dibawah ini adalah penyakit pasca banjir:
Banjir Februari di Kab. Bandung, Banjir Terparah dalam Dua Dekade
Baru sadar, ternyata sudah lama saya gak baca-baca koran dan berita. Beginilah, hanya mengandalkan apa yang diberikan, gak mau usaha nyari informasi ke mana-mana padahal alat pendukung sudah ada. Semenjak saya pakai layanan internet, kiriman koran langganan sudah berhenti. Niatnya biar ngirit, toh cari informasi lewat dunia maya bisa lebih cepat (tadinya), eh ternyata saya malah semakin malas mencari informasi-informasi penting kecuali kalau kepepet. Jadinya ya kelewat deh berita-berita penting tapi untungnya saya gak terlalu ketinggalan banget, kalau dengar cerita teman kuliah, anak kost, yang tidak punya televisi atau internet ternyata mereka lebih tertinggal dari saya. hehe..
Ada berita apa akhir-akhir ini?
Kemarin saya diceritakan teman saya bahwa tim Ganesha Rescue (tim sigap bencana kampus) mengajak massa kampus untuk turun ke daerah Kabupaten Bandung karena telah terjadi banjir parah di sana. Dibuka posko bantuan dan siapa pun bisa menyumbang apa saja; uang, pakaian atau bahkan buku. Bantuan dikumpulkan oleh seluruh mahasiswa yang ingin menyumbang dan nanti disalurkan oleh mereka. Malamnya saya sengaja browsing internet tentang berita ini karena saya ditugasi membuat artikel tentang kesehatan pasca banjir untuk ditempel di himpunan, sebelum saya tau apa yang harus ditulis saya ingin mencari tahu bagaimana keadaan sampai saat ini. Dan saya kaget, ternyata banjir musim ini adalah banjir terparah dalam dua dekade di Kab. Bandung terutama di daerah Baleendah, dayeuhkolot dan Banjaran. Banjir yang melanda Kabupaten Bandung, Jawa Barat saat ini merupakan banjir terparah dalam kurun waktu lebih dari dua dekade setelah banjir besar terjadi tahun 1986.

Suasana banjir yang menggenangi kawasan permukiman warga di Dayeuhkolot, Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/2). Banjir akibat luapan Sungai Citarum tersebut meluas hingga merendam ribuan rumah di tiga kecamatan, (Banjaran, Baleendah dan Dayeuhkolot). dan merupakan banjir terbesar semenjak tahun 1985 lalu hingga memutuskan arus lalu lintas dari dan menuju Kota Bandung dan merendam puluhan pabrik tekstil di Kawasan tekstil Banjaran.
Menurut informasi yang saya baca, banjir di Kabupaten Bandung itu salah satunya disebabkan karena meluapnya Sungai Citarum dan didukung oleh letak geografis daerah tersebut. Baleendah dan Dayeuhkolot berada di cekungan Bandung yang merupakan area paling rendah dibandingkan Kota Bandung dan sekitarnya sehingga air dari anak-anak sungai yang bermuara ke Sungai Citarum tertampung di titik ini dan luber. Menurut warga di sana ketinggian air di wilayah Baleendah yang berada di bantaran Sungai Citarum biasanya mencapai dua meter dan terjadi di beberapa desa saja. Warga yang rumahnya berada agak jauh dengan sungai Citarum mengalami genangan air hingga setinggi 1.5 meter.
Memang, dari mulai awal tahun 2010 lalu Bandung sering diguyur hujan dan tiga minggu terakhir ini curah hujan sangat tinggi sehingga mengakibatkan banjir dimana-mana termasuk di tengah Kota Bandung. Saya sampai harus memutar otak untuk memilih jalan alternatif agar terhindar banjir dan sampai di rumah dengan selamat. Saya pikir sekarang sulit menemukan jalanan yang tidak banjir di Kota Bandung. Entah mengapa.
Begitulah. Oleh karena itu, mari kita bantu teman-teman kita yang ada di sana dengan apa yang mampu kita berikan. Jaga kesehatan ya!
Potensi, Kendala dan Upaya Pemanfaatan Tumbuhan Herbal di Indonesia
Perubahan pola pengobatan masyarakat ke obat-obatan yang terbuat dari bahan alami saat ini sudah mengglobal. Tidak hanya masyarakat Indonesia yang mengampanyekan slogan “kembali ke alam”, namun masyarakat dunia pun cenderung melakukan hal yang demikian. Hal ini merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk membudidayakan tumbuhan obat, maupun industri pengolahannya dengan skala yang cukup besar.
Indonesia merupakan salah satu negara megabiodiversity terbesar di dunia. Indonesia juga dikenal sebagai gudangnya tumbuhan obat (herbal) sehingga mendapat julukan live laboratory. Di Indonesia terdapat sekitar 9.000-an spesies tanaman yang disinyalir memiliki khasiat obat. Baru sekitar 5% yang dimanfaatkan sebagai bahan fitofarmaka sedangkan sekitar 1.000-an jenis tanaman sudah dimanfaatkan untuk bahan baku jamu. Dengan kondisi lahan yang variatif, dari pantai hingga pegunungan, ditambah banyaknya lahan tidur yang belum dimanfaatkan maka potensi Indonesia untuk menjadi sentra pengembangan obat bahan alam yang berorientasi ekspor sangatlah terbuka. Apalagi obat bahan alam merupakan salah satu alternatif untuk pengobatan yang murah, sehingga prospek obat jenis ini ke depan cukup baik.
Di Indonesia obat bahan alam digolongkan menjadi jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka. Ketiganya dibedakan berdasarkan tingkatan uji klinisnya. Jamu adalah jenis herbal yang hanya berdasarkan pengalaman masyarakat, sedangkan obat herbal terstandar telah diuji khasiat dan toksisitasnya, namun belum diujicobakan penggunaannya pada pasien. Fitofarmaka adalah obat herbal yang telah lulus uji klinis, layak diresepkan oleh dokter dan dapat beredar di pusat pelayanan kesehatan.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan lambatnya pemanfaatan sumber daya hayati lokal menjadi obat herbal di Indonesia, yaitu SDM yang menguasai pengobatan tradisional secara menyeluruh masih terbatas, sarana pendukung untuk mengembangkan obat herbal masih kurang, minimnya dukungan untuk perkembangan pengobatan tradisional; belum adanya RS tradisional di Indonesia, belum dimasukkannya pendidikan herba secara khusus dalam kurikulum pendidikan kedokteran dan tanaman obat asli Indonesia kurang didukung oleh penelitian sebagai bukti ilmiah atas khasiat suatu produk, sehingga pemanfaatan obat herbal asli Indonesia di sarana pelayanan kesehatan masih sedikit. Hal ini dikarenakan penelitiannya terbentur pada biaya yang besar, dan waktu yang lama.
Masyarakat Indonesia yang hobi bertani seharusnya semakin memperjelas potensi Indonesia dalam pengembangan obat herbal. Sebagian bahan baku obat herbal masih diambil dari hutan dan dikhawatirkan akan terjadi kelangkaan jenis tumbuhan obat tertentu. Dengan kebutuhan bahan baku yang terus meningkat, laju pengambilan tumbuhan obat lebih cepat dari kemampuan hutan itu sendiri dalam memulihkan populasinya. Apalagi ditambah dengan eksploitasi dan kerusakan hutan maka kelangkaan dari spesies tumbuhan tertentu tidak bisa dihindari. Oleh karena itu pembudidayaan tumbuhan obat oleh masyarakat, khususnya petani, dapat dijadikan alternatif pengembangan bahan baku tumbuhan obat sekaligus sebagai upaya konservasi untuk pelestarian sumber bahan alam dan ketersediaan bahan baku dari hutan. Pada kenyataannya para petani enggan untuk bertani produk biofarmaka karena kebutuhannya tidak sebesar sayuran atau buah-buahan yang setiap saat dapat diserap pasar. Akibatnya permintaan yang cukup besar, baik dari pasar lokal maupun dunia, selalu tidak bisa dipenuhi. Keadaan seperti ini menunjukkan bahwa pasar domestik bahan baku dan simplisia biofarmaka masih sangat terbuka lebar untuk para pelaku di bidang ini. Dalam hal ini diperlukan tanggung jawab bersama, terutama dari pihak petani dan perusahaan yang bergerak di industri obat herbal atau farmasi yang menggunakan bahan baku alam.
Pemanfaatan obat herbal bertujuan untuk menghasilkan produk herbal yang memenuhi penegakan mutu, khasiat dan keamanan yang dapat dipertanggungjawabkan melalui penelitian. Potensi Indonesia untuk mendukung hal tersebut memang sangat besar namun ada kendala yang harus dipatahkan melalui upaya yang melibatkan berbagai pihak.
Berdasarkan kendala yang telah dipaparkan maka upaya yang dapat dilakukan tersebut meliputi: a). sosialisasi pemanfaatan herbal sehingga potensi kekayaan alam Indonesia dapat tergali, baik dari segi budidaya maupun pemanfaatannya sebagai sumber pengobatan; b). mendekatkan tumbuhan obat pada pelayanan kesehatan masyarakat; c). usaha budidaya tanaman obat dan produk pengolahan oleh masyarakat; d). pengembangan teknologi budidaya, hasil, dan pengolahan/proses produksi sehingga dihasilkan simplisia dan produk dengan mutu yang terjamin; e). penelitian tumbuhan obat dan aplikasinya untuk menghasilkan obat herbal yang memenuhi syarat mutu/kualitas, aman dan khasiat/kemanfaatan; f). kerjasama dari berbagai pihak, seperti pemerintah, industri obat tradisional dan farmasi, peneliti, peguruan tinggi, peraturan perundang-undangan yang jelas untuk perlindungan terhadap sumber daya alam hayati, khususnya tumbuhan obat.
Pemanfaatan sumber daya alam hayati dalam mengembangkan tumbuhan obat juga dapat menjadi investasi besar bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia dan akan terus berlanjut. Hal ini karena obat herbal merupakan warisan budaya bangsa yang menjadi ciri khas pengobatan tradisional Indonesia. Tentu juga seiring dengan kampanye di seluruh dunia yang meyerukan agar kembali ke alam.
Hati-hati Filariasis
Akhir-akhir memang sedang merebak pengobatan massal antifillariasis. Fillariasis adalah penyakit kaki gajah akibat cacing Wucheria brancofti yang dibawa oleh hospes perantara nyamuk. Saya belum mendapatkan referensi yang pasti kenapa pengobatan massal antifillariasis dilakukan pada saat ini, apakah karena cuaca atau faktor lain yang menyebabkan perlunya pemberian obat tersebut? Yang pasti memang penyakit ini termasuk penyakit yang cukup berbahaya karena menyebabkan kecacatan seumur hidup.
Kebetulan **sebenarnya tidak ada yang kebetulan di dunia ini** semester ini saya mengambil mata kuliah Parasitologi dan Virologi, minggu lalu sebelum merebaknya kasus antifillariasis kami membahas cacing yang menyebabkan penyakit itu. Dan minggu ini Ibu dosen kami menjelaskan sedikit tentang obat antifillariasis, yaitu dietilkarbamasin.
Ya.. Ilmu yang kita cari sedapat mungkin kita aplikasikan kepada masyarakat. Apalagi kami yang notaben akan berhadapan dengan manusia dan jaminan terhadap kesehatannya sungguh sangat bertanggung jawab memberikan informasi yang tepat dan produk sediaan yang aman bagi mereka. Jadi ceritanya dosen kami menerima telepon dari salah seorang wartawan dan dimintai sedikit penjelasan mengenai obat antifillariasis yang ‘katanya’ menyebabkan kematian di beberapa daerah Kab. Bandung. Karena dosen kami bergerak dalam bidang imunologi jadi beliau menganalisis fenomena ini dari segi sistem imun. Lalu beliau bercerita bahwa selama ini dietilkarbamasin memang obat untuk antifillariasis dan obat itu cukup ampuh mengobati penyakit tersebut. Kematian terjadi kemungkinan karena pengobatan dengan obat tersebut menyebabkan cacing mati di dalam tubuh dan bangkai cacing tersebut memicu reaksi alergi tipe I yaitu anafilaksis. Reaksi alergi tipe I sangat berbahaya karena dapat terjadi shock anafilaktif yaitu tekanan darah turun secara tiba-tiba yang menyebabkan kematian. Begitulah analisis beliau.
Sebenarnya banyak faktor yang menyebabkan kenapa para pengkonsumsi obat massal tersebut bisa meninggal dan memang tidak semua pengguna yang berespon alergi seperti itu. Namun sebaiknya dalam pemberian obat, selain diberikan secara kuratif, diberikan juga secara preventif yaitu obat-obat pendukungnya. Misal pada kasus ini disertakan juga obat antihistamin (antialergi).
Tidak sembarang orang diberikan obat dalam dosis dan jumlah yang sama. Dosis obat ditentukan berdasarkan usia, bobot badan dan luas permukaan tubuh. Mungkin saja tipe-tipe fillariasis yang diderita juga berbeda dan tentu pengobatannya pun berbeda. Namun mungkin karena keterbatasan, pada akhirnya semua diberikan pada jumlah yang sama. Yang terpenting adalah penyuluhan tentang bagaimana cara pakai dan kapan mengkonsumsinya, bagaimana efek sampingnya dan apa indikasinya. Hal ini merupakan hal dasar yang memang harus ada di dalam etiket obat.
Kalau sakit jangan takut minum obat. Obat dikonsumsi untuk mempengaruhi sistem fisiologi tubuh atau patologi dengan tujuan manfaat bagi penerimanya. Obat yang resmi dan baik tidak akan menimbulkan efek racun bagi penerimanya karena dosisnya telah diperhitungkan agar tetap berada pada indeks terapi.
Read what he said…
All things are poisons
nothing is without poison
the dose alone cause a thing not to be poison
[Theophratus Von Hohenheim]






mereka bilang..