Posts tagged ‘mimpi’
Tanda-tanda kah?
Saya percaya-gak percaya sama yang namanya mimpi, ramalan, fengshui, horoscope, dll. Kalau baik saya aminkan saja dan kalaupun jelek biarkan Tuhan yang memutuskan takdir saya, Dia tahu yang terbaik bagi makhluknya *walopun kadang makhluknya gak selalu berpikir bahwa itu yang terbaik*
Ngobrolin mimpi, jadi semalam aku bermimpi, bertemu dengan dirinya, ingin rasa tuk mengulang…..lalu bertanya “Bapak mau gak jadi dosen pembimbing TA saya?” (ckckckck sindrom semakin tua nih, mainannya TA) haha
Entah mungkin karena sedang memikirkan tugas akhir atau kepikiran nilai-nilai semester ini yang…oh…Tuhan…saya berharap nilai saya baik-baik saja, akhirnya saya bermimpi tentang mendapatkan nilai bagus. hoho.. Tokoh tadi malam yang berperan dalam mimpi saya adalah Pak Asyari (dosen KK Biologi-Farmasi), Yuyun (teman saya yang sekarang magang di Tangerang), dan saya. Ceritanya kami sedang kuliah, dosennya Pak Asyari, kuliah famakognosi analitik. Lalu di tengah pelajaran, saya, Yuyun dan beberapa orang teman (gak jelas siapa aja) minta ijin untuk keluar kelas. Tadinya Pak Asyari bertanya macam-macam tapi ketika melihat saya beliau bilang, “Karena nilai kamu 94,6 maka saya ijinkan tapi besok jangan sampai jatuh”. Hahahaha…. saya senyum-senyum sendiri pas bangun, huwaow semoga nilai farkog analitik saya benar 94,6.
Dengan segala kejadian yang dirasakan oleh berbagai indera, seorang manusia yang dilengkapi juga dengan otak dan hati senang berhipotesis dan menghasilkan sebuah asumsi. Entah benar atau tidak tapi bisa jadi asumsi itu adalah sebuah penyemangat atau sebaliknya. Nah dalam mimpi ini saya jadi berpikir, apakah ini wangsit untuk memilih KK Biologi-Farmasi untuk TA saya ya? Farkog, Pak asyari, nilai bagus, anymore?
Mimpi yang bukan main-main, hehe…
By the way minat saya sampai saat ini memang berencana akan memilih KK Biologi-Farmasi, tentang bahan alam. Tapi belum kepikiran temanya akan seperti apa. Mudah-mudahan semua lancar dan dapat mendekatkan diri saya dengan-Nya. aamin.
Wish us luck!
PROFESI IDAMAN *katanya*
sumber : Inspirasional Koran Kompas, 8 April 2010
Sepuluh tahun yang lalu, profesi seperti web desain, animator, hingga pengusaha voucher pulsa belumlah terpikirkan. Kini, profesi-profesi tersebut berkembang dengan pesat. pertanyaannya, profesi baru apa lagi yang akan tercipta di masa depan?
Banyak yang belum menyadari bahwa ada beberapa jurusan kuliah yang kurang diminati, padahal berprospek cerah di masa depan. Berikut adalah beberapa jurusan tersebut.
1. Desain
Berkat orang-orang yang kreatif dan jeli melihat peluang, berbagai macam profesi yang baru dapat tercipta. Ketika masuk ke dalam industri kreatif, semua aspek akan berkembang.
Di sini, orang-orang dari Desain dan Industri Kreatif dengan jurusan desain produk (desain industri) akan berperan besar. Melalui tangan-tangan merekalah desain-desain mobil, sepatu, hingga alat kesehatan dapat tercipta, sebab semua produk apa pun, sebelum menjadi bentuk, tentu membutuhkan proses desain terlebih dahulu.
2. Teknik
Biasanya, jurusan-jurusan yang mengarah menjadi karyawan kurang diminati. Sebab, semua ingin bercita-cita langsung menjadi bos. Imbasnya, teknik industri dan elektro pun agak kurang diminati. Padahal, selama ada perkembangan pembangunan di mana-mana, jurusan ini akan selalu dibutuhkan.
3. ICT
Jurusan Sistem Komputer memiliki prospek baik di masa depan, tetapi sayang peminatnya masih kurang karena dianggap sebagai ilmu yang sulit. Padahal jurusan ini tak terlalu sulit dan sangat menjanjikan karena mereka akan belajar mengembangkan hardware-hardware yang berkaitan dengan ICT (information, communication, and technology). Contohnya pada pengembangan gadget dan jaringan telekomunikasi.
Menariknya, lulusan jurusan ini pun akan memiliki ilmu software dan hardware. Alat-alat seperti akses control, finger print, merupakan hasil karya jurusan ini. Untuk di rumah, mereka dapat menciptakan sistem untuk mengendalk kan sistem keamanan, mengontrol penggunaan lampu, dan penggunaan AC dengan suhu otomatis. Pasar game pun membutuhkan lulusan jurusan ini.
4. Bahasa dan komunikasi
Para lulusan sastra memiliki banyak peluang untuk berkarir baik di perusahaan asing maupun instansi negara karena keahlian yang mereka miliki itu unik dan khas seperti di bidang penulisan buku, sebagai negosiator transaksi bisnis dengan pihak asing, ataupun staf konsulat di berbagai kedutaan besa r.
Demikian juga komunikasi dan hubungan internasional pun akan menjanjikan di masa depan. Apalagi dengan terbukanya perdagangan bebas dunia. Indonesia semakin membutuhkan ahli-ahli di bidang komunikasi.
5. Planologi
Karena sebagian besar orang akan hidup di daerah kota, perencanaan kota yang baik mutlak dibutuhkan. Di sini jurusan seperti Planologi akan sangat berguna dalam mengatasi masalah perkotaan dan lingkungan.
Apalagi, kini perumahan biasa/landed house semakin mahal harganya dan pasar akan beralih kepada apartemen. Proses pembangunan wajib mematuhi ketentuan pemerintah tentang tata ruang kota perencanaan kota yang baik. Di sinilah planologi memegang peranan penting di bidang untuk memberikan nasihat kepada pengembang dalam skala makro, serta berkonsentrasi kepada Real-Estat membidik potensi dunia properti nasional dan sangat menarik untuk dikembangkan.
6. Kesehatan dan Pendidikan
Peminat jurusan kesehatan akan semakin meningkat. Apalagi kecenderungan orang kini tak hanya butuh kesehatan, tetapi mereka butuh kualitas dari kesehatan. Oleh sebab itu, jurusan seperti Fisioterapil akan terus berkembang, demikian juga dengan Farmasi pun akan semakin maju dengan ilmu herbalnya. Dari segi pendidikan, profesi guru pun semakin menjanjikan. Apalagi bentuk-bentuk pendidikan yang khusus, misalnya menjadi pengajar anak penyandang autisme.
7. Bisnis
Bisnis dipercaya akan berkembang di masa depan. Apalagi melihat semangat kewirausahaan yang semakin tumbuh di Indonesia. Namun, tentu tak sembarang pebisnis yang dapat sukses. Pebisnis yang dapat menjadi agen perubahan akan berhasil di masa depan. Selain itu, mereka pun dapat melakukan hal yang strategic, integratif, dan bermoral luhur.
Beberapa profesi di atas merupakan sedikit gambaran sekaligus pembuktian bahwa tak selamanya jurusan yang kurang populer, tak berprospek. Sekarang, tinggal bagaimana caranya menjadi generasi yang memiliki ilmu unik dan tentu kreatif.
Tunjuk Satu Bintang
Jangan bersedih dan putus asa
Slalu ada jalan bila kau terus berdoa
Tabur harapmu sebanyak bintang
Sebanyak bintang-bintang diangkasa
Gapai bintangmu gapai impian
Jangan menyerah sebelum kau mencoba
Saatnya tiba kau kan bahagia
Melihat bintangmu bercahaya
Tunjuk satu bintang dan raihlah
Jangan kau berhenti dan menyerah
Saatnya kan tiba bintangmu bersinar
Saat impianmu
Jadi nyata
Saatnya tiba kau kan bahagia
Melihat bintangmu bercahaya
Tadinya ingin menggarisbawahi lirik yang bermakna sangat dalam tapi ternyata semuanya adalah berarti. Ini adalah lagu yang dinyanyikan oleh anak-anak di idola cilik, judulnya Tunjuk Satu Bintang. Lagu yang berdurasi 4:06 menit ini cukup mengisi kekosongan di perutku, kehampaan di hatiku dan kejengahan di pikiranku. Berulang-ulang aku putar dan aku merasakan aliran panas di tubuhku, seakan-akan cairan tubuhku mendidih, terkumpul di bagian anterior, menguap lalu hampir berkondensasi. Malam hampir larut, sekali lagi mendengar semangat ini untuk bangun esok hari.
Salut sama pelajar yang belajar di luar negeri
Sengaja saya mencari tahu tentang pengalaman-pengalaman orang hebat yang belajar di luar negeri lewat internet. Saya menemukan sebuah situs ini tentang pengalaman kaum pelajar dan mahasiswa yang hidup dan belajar di negeri Belanda –negeri yang telah menjajah Indonesia 3,5 abad–. Akhir-akhir ini saya tertarik dengan cerita bertemakan traveling. Eropa, Amerika, Australia semuanya menggoda dan membuat iri. Laskar pelangi mengingatkan saya tentang tanah Eropa, Adelaide Sky-nya Adhitia Sofyan mengingatkan saya tentang Australia. Dan mungkin Presiden Obama mengingatkan saya tentang Amerika.
Sebenarnya saya gak tertarik amat belajar di luar negeri. Lebih tepatnya mungkin saya lebih suka untuk jalan-jalan ke luar negeri. Dari cerita yang saya baca dan saya dengar, hidup di luar negeri itu keras (pastinyoo). Tapi sebenarnya apa sih yang gak keras? semua butuh pengorbanan dan perjuangan. Dan saya memahami (sedikit) tentang diri saya yang lemah dan belum tahan terhadap situasi asing yang menyebabkan harus berpikir keras untuk bertahan hidup.
Bermimpi adalah kebebasan setiap orang. And I am merely a person who had many dreams. Let only spoken, do not blame if not yet materialized. At one point I’m sure the dreams will come true. Yess. Andaikan malam ini saya bermimpi ke luar negeri, saya ingin bermimpi ke Perancis. Melewati eksotisme arsitektur Perancis. Makan malam bersama orang terkasih di seberang menara Eiffel. Musim panasnya kita lalui dengan jalan-jalan ke laut Mediterania. Berfoto-foto di pesisir Laut Tengah. Melihat dari atas tebing suatu hamparan biru luas cerminan dari langit yang menawan. Biarpun makanan di sana kurang sesuai dengan lidah orang Indonesia, khususnya saya sang pemilih, saya rela hanya sekedar makan nasi padang atau masakan khas Indonesia di negeri orang (lah terus ngapain pulak jauh-jauh ke luar cuma makan nasi padang?) It’s okay
So, doakan saja mudah-mudahan saya bisa benar-benar ke sana. Buat belajar tentunya.




mereka bilang..