Posts tagged ‘tugas akhir’
My Life (part 1)
Selama TA belum selesai, weekdays benar-benar aku habiskan di lab. Kalau tidak ada yang memaksa dan kalau bukan karena terpaksa, aku bisa seharian tidak makan. Bukan suatu kebanggaan sebetulnya, ini adalah suatu keprihatinan. Di saat lemak di dalam tubuhku hanya 23,2% dari total berat badan dan berat badanku hanya 42 kg tentu orang tuaku akan marah jika tahu anaknya tidak makan seharian. Aku peduli tapi mau bagaimana lagi, membawa makanan ke dalam lab tentu bukanlah tindakan yang diperbolehkan meski diam-diam aku sering membawa sebotol teh hijau ke dalam lab. Aku sedikit tidak peduli dengan kontaminasi asam asetat, toluena, kloroform dimana efeknya lebih berbahaya dari mengonsumsi sebatang rokok. Pelarut-pelarut tersebut dapat menyebabkan teratogenik, karsinogenik, sedatif, depresi, dll, beruntung aku tidak hobi ngemil setiap jam (:
Baiklah lupakan kalau aku tidak hobi makan atau ngemil. Sekarang mari kita semangati teman-teman Juli Sampai Mampus a.k.a JULIUS yang mungkin malam ini benar-benar tidak nafsu makan atau ngemil karena besok adalah jadwal sidang mereka. Apa ya yang mereka rasakan ketika melewati fasa-fasa terakhir menjelang kelulusan? Bagaimana rasanya seminar? Bagaimana rasanya belajar bahan kuliah selama 4 tahun dalam waktu kurang dari sebulan? Bagaimana rasanya dihadapkan dengan 12 orang dosen yang 4 diantaranya bergelar profesor? I’m proud of you buddies, berbahagialah beberapa jam lagi kalian akan menambah kebahagiaan kedua orang tua kalian dengan gelar sarjana yang telah kalian raih dengan perjuangan keras (: Ya Allah, berikanlah kemudahan bagi teman-temanku dan lancarkanlah lisan mereka untuk menjawab setiap pertanyaan dari penguji. Amin..
Aku sendiri mengelompokkan diri sebagai Oktober Sampai Mampus a.k.a OCTUPUS, artinya sebisa mungkin aku harus ikut sidang di gelombang Oktober. Sampai saat ini kerjaanku di lab belum beres, aku masih berusaha dan aku masih semangat teman-teman (: Hanya nampaknya aku seperti buta dengan waktu, aku lupa hari, lupa tanggal. Pernah waktu itu aku merasa telah melewati waktu sebulan padahal sebenarnya waktu berjalan baru seminggu. Rasanya sudah banyak sekali yang aku lakukan di lab: coba lagi- belum murni lagi- ambil yang lain- belum murni lagi- pemurnian lagi. Bersama kesulitan ada kemudahan. Allah guarantees it, so I’m still fighting! (:
Tulisan ini menggantung tapi kusudahi saja~ capek sekali akhir-akhir ini. HWAITING! \m/
p.s: Aku seperti sedang menulis sebuah wasiat. hehe. No way! it’s just a wonderful life’s story! (:
April, Lulus, Kerja
Yeahaaa top news minggu ini di kepala saya adalah April, lulus, kerja. Kenapa April? yak karena bulan ini adalah injury time untuk memastikan bisa lulus di bulan Juli. Duh duh duh… bisa gak ya? selalu selalu dan selalu.. pertanyaan itu yang selalu dipikirkan, karena April sudah hampir selesai sedangkan tugas di lab belum selesai : ((((. Terbesit sebuah pembenaran, “Lulus Oktober juga gak apa-apa, yang penting masih tahun ini” (entah ini putus asa atau realistis). Yang pasti tugas yang saya rancang 6 bulan lalu harus selesai pada waktunya. Ini artinya bahwa pada tanggal 30 April 2011 aktivitas saya di lab harus telah selesai.
Lalu lulus. Tadi siang di kampus nampaknya baru ada pembagian toga untuk wisuda Sabtu besok. Siapa coba yang tidak tergiur dengan sorak sorai para wisudawan-April di tengah kolam Indonesia Tenggelam? Hooraaay! yak sejujurnya saya ingin segera lulus dan sejujurnya pula saya belum tahu pasti akan melakukan apa nanti setelah lulus, apakah benar sudah siap menjadi pengangguran (yang sebenarnya masa penantian)? no comment. Pastinya banyak rencana yang ingin saya lakukan setelah lulus. Kalau lulus cepat yaa…. saya bisa jalan-jalan, istirahat sebelum melanjutkan profesi apoteker, apply CV ke perusahaan-perusahaan, belajar Bahasa Inggris, dll. Menarik kan? jadi ayo bereskan kuliahmu!
Setelah lulus tentunya saya ingin memenuhi kebutuhan selanjutnya: memiliki pekerjaan. Dari dulu saya ingin menjadi pegawai negeri dibanding kerja di industri. Tapi setelah saya mengunjungi career day kemarin saya berpikir untuk bekerja di industri terlebih dahulu untuk mencari pengalaman sebelum menjadi pegawai tetap. Mengunjungi stands yang ada di acara tersebut membuat saya berpikir juga tentang bagaimana sulitnya mendapatkan pekerjaan bila tidak layak untuk dipekerjakan (nah loh?!). Saya setuju kalau lowongan pekerjaan banyak tapi lihat juga berapa banyak orang-orang yang ingin melamar pekerjaan, unbelievable! Saya memang sangat amat khawatir tentang bagaimana nasib saya besok: apakah saya bisa lulus segera, apakah saya akan mendapat pekerjaan, apakah saya bisa membahagiakan orang tua, apakah…. Saya serahkan semuanya kepada Allah (Insya Allah), tugas saya adalah berusaha, rezeki manusia tidak akan tertukar, Tuhan pasti memilihkan jalan yang terbaik karena Dia adalah Maha Pemberi Petunjuk.
TA TA!
Saya mulai cinTA pada TA. Walaupun penuh deriTA pada prosesnya dia berceriTA tanpa kaTA.
Tugas Akhir Saya
Selama satu semester terakhir saya (harus) menyelesaikan tugas akhir. Topiknya mengenai isolasi senyawa antioksidan. Ada beberapa langkah yang akan saya kerjakan pada tugas akhir ini, saya kelompokkan sebagai berikut:
- Destilasi pelarut
Pelarut yang didestilasi adalah pelarut yang digunakan pada prosedur dalam jumlah banyak. Alat yang digunakan adalah destilator melalui metode destilasi sederhana. Destilasi merupakan proses pemisahan yang berdasarkan perbedaan titik didih dari komponen-komponen yang akan dipisahkan. Destilasi bertujuan untuk pemurnian komponen cair pelarut yang akan digunakan untuk langkah-langkah selanjutnya.
- Penapisan fitokimia
Penapisan fitokimia ini bertujuan untuk mengetahui ada golongan senyawa apa saja yang ada di dalam simplisia yang saya uji. Golongan senyawa tersebut terdiri dari golongan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, kuinon, steroid dan triterpenoid. Karena saya akan mengisolasi senyawa antioksidan maka seharusnya simplisia yang saya pilih positif mengandung flavonoid atau senyawa fenol lainnya, karena flavonoid dan senyawa fenol merupakan antioksidan alami.
- Karakterisasi simplisia
Karakterisasi simplisia meliputi pemeriksaan kadar air, kadar abu, susut pengeringan, dan kadar sari dari simplisia. Ada kriteria tertentu yang harus dipenuhi untuk simplisia tersebut, misalnya kadar airnya tidak boleh melebihi 10% karena bila kadar air terlalu tinggi akan memicu pertumbuhan mikroba dan kualitas dari simplisia tersebut kurang bagus.
- Ekstraksi
Ekstraksi adalah proses mengambil senyawa dari simplisia. Metode yang digunakan adalah refluksĀ yaitu ekstraksi dengan cara panas. Prinsipnya penarikan komponen kimia yang dilakukan dengan cara sampel dimasukkan ke dalam labu alas bulat bersama-sama dengan cairan penyari lalu dipanaskan, uap-uap cairan penyari terkondensasi pada kondensor bola menjadi molekul-molekul cairan penyari yang akan turun kembali menuju labu alas bulat, akan menyari kembali sampel yang berada pada labu alas bulat, demikian seterusnya berlangsung secara berkesinambungan sampai penyarian sempurna, penggantian pelarut dilakukan sebanyak 3 kali setiap 3-4 jam. Filtrat yang diperoleh dikumpulkan dan dipekatkan.
- Pemekatan
Pemekatan ekstrak dilakukan dengan menggunakan rotary evaporator. Pelaut hasil rotary dapat digunakan kembali untuk mengekstraksi asalkan simplisia yang digunakan sama.
- Pemantauan ekstrak
Pemantauan ekstrak dan pemantauan fraksi (langkah selanjutnya) menggunakan kromatografi lapis tipis. Fasa diam berupa silika gel dan digunakan fasa gerak yang sesuai. Perlu coba-coba pada langkah ini untuk mendapatkan kromatogram yang bagus. Kromatogram yang bagus adalah kromatogram yang memperlihatkan keterpisahan beberapa senyawa dengan jelas. Kombinasi dan komposisi fasa gerak dimulai dari yang nonpolar sampai dpolar dicoba sebagai optimasi dari fasa gerak tersebut. Jangan lupa setiap hasilnya dilakukan pemotretan, baik itu sebelum dilihat di bawah uv, ketika dilihat di bawah uv, dan setelah disemprot dengan penampak bercak.
- Pembebasan klorofil
Pembebasan Klorofil dilakukan dengan melarutkan ekstrak kental dengan air panas lalu disaring. Klorofil akan menggumpal dengan penambahan air panas.
- Fraksinasi I
Fraksinasi dilakukan menggunakan metode ekstraksi cair-cair dengan pelarut yang kepolarannya meningkat. Fraksinasi bertujuan untuk mnegelompokkan komponen senyawa berdasarkan kepolarannya. Sebenarnya ECC kurang efektif untuk pemisahan karena pemisahannya kurang selektif dan terkadang pada saat pemantauan memberikan pemisahan senyawa yang hampir sama pada setiap fraksi. Mari kita coba dulu saja..
[TO BE CONTINUED....]





mereka bilang..